23.1.13

Sistem Operasi


Banyak orang di dunia ini menggunakan Sistem 

Operasi "OS" pada perangkat komputernya, maupun gadget 

yang dimiliki. Meskipun demikian banyak dari mereka 

kurang memahami Apa sebenarnya Sistem Operasi itu? 

Termasuk saya juga sepertinya, maka dari itu mari kita 

sama-sama belajar disini. Sistem Operasi adalah sebuah 

perangkat yang mengelola seluruh sumber daya perangkat 

keras (hardware) komputer/gadget maupun perangkat lunak 

(software) komputer/gadget yang dimana sistem operasilah 

yang menghubungkan hardware dengan software dimana 

userpun (kita pengguna) dapat berkomunikasi dengan 

hardware melalui sistem operasi, tetapi tidak langsung 

kita mengakses sistem operasinya tetapi melalui 

aplikasi-aplikasi pendukung(software lainnnya).

Sistem Operasi memiliki beberapa layanan yang 

memang harus dimiliki sebuah OS, Apa saja Layanan Sistem 

Operasi itu? Mari kita belajar bersama. Layanan yang 

diberikan Sistem Operasi sangat kompleks sekali pada 

dasarnya, yaitu :
1. Pembuatan Program 
   Sistem Operasi memberikan layanan kepada user untuk 

dapat membuat program dengan menyediakan sumber daya 

yang dibutuhkan.
2. Pengeksekusian Program
   Maksutnya adalah sistem operasi yang berperan meload 

program ke memory dan menjalankannya.
3. Pengaksesan Input/Output (I/O)
   Hal ini harus ditangani oleh sistem operasi, karena 

kita sebagai user tidak dapat mengontrol secara langsung 

I/O, maka dari itu sistem operasilah yang mengontrolnya 

agar perangkat dapat berjalan dengan efisien dan 

keamanannya terjaga.
4. Pengaksesan Berkas
   Sistem Operasi dapat mengakses berkas artinya yaitu 

dapat membaca,membuat, menulis, dan menghapus sebuah 

berkas. Sehingga sistem operasi akan memberikan proteksi 

terhadap sumber daya yang akan mau mengakses berkas 

tersebut, untuk menjaga keamanan sebuah perangkat.
5. Pendeteksi Error
   Hal ini berhubungan erat dengan layanan sistem 

operasi sebagai pengakses berkas, karena jika 

pengaksesan menimbulkan permasalahan, maka sistem 

operasi akan memberi tanggapan terhadap masalah terbut, 

sehingga kita sebagai user mengetahui dimana letak 

permasalahannya, agar perangkat bekerja dengan stabil.
6. Akunting (Pencatatan)
   Pencatatan disini memiliki arti sistem operasi 

mengetahui semua pengaksesan yang dilakukan user 

terhadap sumber daya yang ada, dimana track record 

tersebut dibuat seperti tabel yang bahasanya tidak kita 

ketahui.
Sistem Operasi memiliki beberapa sistem dasar 

yaitu :
1. Sistem Monolitik
Sistem Monolitik mirip dengan sistem operasi lainnya, 

karena aplikasi pada OS monolitik terpisah dari sistem 

operasi itu sendiri, artinya kode sistem operasi 

berjalan dalam a privileged mode prosesor (disebut 

sebagai modus kernel), dengan akses ke data sistem dan 

hardisk, aplikasi berjalan dalam mode prosesor non-hak 

istimewa (disebut mode pengguna), dengan seperangkat 

terbatas tersedia dan dengan akses terbatas ke data 

sistem antarmuka.
Ketika sebuah program pengguna-modus panggilan layanan 

sistem, perangkap prosesor panggilan dan kemudian 

beralih thread menelepon ke mode kernel. Penyelesaian 

sistem pelayanan, switch thread kembali ke pengguna 

modus, oleh sistem operasi dan memungkinkan penelepon 

untuk melanjutkan. Struktur monolitik tidak menegakkan 

penyembunyian data dalam sistem operasi. Ini memberikan 

yang lebih baik kinerja aplikasi, namun juga sistem 

seperti dapat menjadi pekerjaan sulit karena 

memodifikasi prosedur- dure dapat memperkenalkan bug di 

bagian yang tampaknya tidak berhubungan dari sistem. 

Contoh Sistem: CP / M dan MS-DOS

2. Sistem Berlapis
Komponen dari sistem operasi berlapis diatur dalam modul 

dan lapisan mereka satu di atas yang lain. Setiap modul 

menyediakan satu set fungsi yang dapat memanggil modul 

lainnya. Antarmuka fungsi pada setiap tingkat tertentu 

dapat memanggil layanan yang diberikan oleh lapisan yang 

lebih rendah tetapi tidak sebaliknya.
Keuntungan dari sistem berlapis ini adalah memungkinkan 

sistem operasi untuk akan debugged mulai dari lapisan 

terendah, menambahkan satu lapisan pada suatu waktu 

sampai seluruh sistem bekerja dengan benar. Sistem 

Berlapis juga membuat lebih mudah untuk meningkatkan 

sistem operasi, satu lapisan seluruh bisa diganti tanpa 

mempengaruhi bagian lain dari sistem. Sistem operasi 

berlapis memberikan aplikasi yang rendah kinerja 

dibandingkan dengan sistem operasi monolitik.
Contoh Sistem: VAX / VMS, Multics, UNIX

3. Sistem Client - Server
Sistem ini merupakan sistem baru yaitu sebuah sistem 

yang bermigrasi tradisional layanan dari sistem operasi 

keluar dari kernel monolitik ke dalam proses user-level. 

Sistem ini memiliki konsep membagi sistem operasi ke 

beberapa proses, masing-masing yang mengimplementasikan 

satu set layanan - misalnya, I / O server, server 

memori, proses server, benang sistem antarmuka. Setiap 

server berjalan di mode pengguna, memberikan layanan 

kepada client. Client yang dapat berupa operasi lain 

komponen sistem atau program aplikasi, meminta layanan 

dengan mengirimkan pesan ke server. Sebuah OS kernel 

(atau mikrokernel) berjalan dalam mode kernel memberikan 

pesan ke server yang tepat, dan server melakukan 

operasi, dan mikrokernel memberikan hasil kepada client 

dalam pesan lain.
Contoh Sistem: C-DAC PARAS, Windows NT/95, Mach, QNX, 

Chorus
Evolusi yang terjadi oleh sistem operasi dari 

zaman generasi pertama hingga saat ini, berikut 

uraiannya.
1. Generasi Pertama (1955-1965)
Generasi Pertama memperkenalkan Batch Processing System, 

yaitu Job yang dikerjakan dalam satu rangkaian, lalu 

dieksekusi secara berurutan.Pada generasi ini sistem 

komputer belum dilengkapi sistem operasi, tetapi 

beberapa fungsi sistem operasi telah ada, contohnya 

fungsi sistem operasi ialah FMS (Fortran Monitoring 

System) dan IBSYS. Jadi generasi komputer kedua ini 

merupakan generasi pertama dari sistem Operasi.
contoh lain :GM-NAAI/O :Sistem operasi pertama ini 

digunakan pertama kali oleh General Motors pada komputer 

besar IBM 704. 

2. Generasi Kedua (1965-1980)
Pada generasi ini perkembangan sistem operasi 

dikembangkan untuk melayani banyak pemakai sekaligus, 

dimana para pemakai interaktif berkomunikasi lewat 

terminal secara on-line ke komputer, maka sistem operasi 

menjadi multi-user (di gunakan banyak pengguna 

sekaligus) dan multi-programming (melayani banyak 

program sekaligus).
contoh :
a. Unix :Sistem operasi modern pertama ini dikembangkan 

oleh Ken Thompson dan Dennis Ritchie yang saat itu 

membutuhkan sebuah platform yang cepat untuk game “Space 

Travel” mereka.
b. XeroxAlto : Sistem pertama dengan graphical interface

3. generasi Ketiga (1980-sekarang)
Dewasa ini, sistem operasi dipergunakan untuk jaringan 

komputer dimana pemakai menyadari keberadaan komputer-

komputer yang saling terhubung satu sama lainnya. Pada 

masa ini para pengguna juga telah dinyamankan dengan 

Graphical User Interface yaitu antar-muka komputer yang 

berbasis grafis yang sangat nyaman, pada masa ini juga 

dimulai era komputasi tersebar dimana komputasi-

komputasi tidak lagi berpusat di satu titik, tetapi 

dipecah dibanyak komputer sehingga tercapai kinerja yang 

lebih baik. Dan hingga saat ini Sistem Operasi terus 

dikembangkan, entah untuk komputer maupun gadget. 
contoh :
> 1980
QDOS : Tim Paterson dari Seattle Computer menulis QDOS 

yang dibuat dari OS terkenal pada masa itu, CP/M. QDOS 

(Quick and Dirty Operating System) dipasarkan oleh 

Seatle Computer dengan nama 86-DOS karena dirancang 

untuk prosesor Intel 8086.
Microsoft : Bill Gates dari Microsoft membeli lisensi 

QDOS dan menjualnya ke berbagai perusahaan komputer.
> 1981
PC  DOS : IBM meluncurkan PC  DOS yang dibeli dari 

Microsoft untuk komputernya yang berbasis prosesor Intel 

8086.
MS  DOS : Microsoft menggunakan nama MS  DOS untuk OS 

ini jika dijual oleh perusahaan diluar IBM.
> 1983
MS  DOS 2.0 : Versi 2.0 dari MS  DOS diluncurkan pada 

komputer PC XT.
> 1984
System 1.0 : Apple meluncurkan Macintosh dengan OS yang 

diturunkan dari BSD UNIX. System 1.0 merupakan sistem 

operasi pertama yang telah berbasis grafis dan 

menggunakan mouse.
MS DOS 3.0 : Microsoft meluncurkan MS DOS 3.0 untuk PC 

AT yang menggunakan chip Intel 80286 dan yang mulai 

mendukung penggunaan hard disk lebih dari 10 MB.
MS DOS 3.1 : Microsoft meluncurkan MS DOS 3.1 yang 

memberikan dukungan untuk jaringan.
> 1985
MS Windows 1.0 : Microsoft memperkenalkan MS­Windows, 

sistem operasi yang telah menyediakan lingkungan 

berbasis grafis (GUI) dan kemampuan multitasking. 

Sayangnya sistem operasi ini sangat buruk performanya 

dan tidak mampu menyamai kesuksesan Apple.
Novell Netware : Novell meluncurkan sistem operasi 

berbasis jaringan Netware 86 yang dibuat untuk prosesor 

Intel 8086.
> 1986
MS  DOS 3.2 : Microsoft meluncurkan MS  DOS 3.2 yang 

menambahkan dukungan untuk floppy 3.5 inch 720 KB.
> 1987
OS/2 : IBM memperkenalkan OS/2 yang telah berbasis 

grafis, sebagai calon pengganti IBM PC DOS.
MS  DOS 3.3 : Microsoft meluncurkan MS  DOS 3.3 yang 

merupakan versi paling populer dari MS DOS.
Windows 2.0 : Windows versi 2.0 diperkenalkan.
MINIX : Andrew S. Tanenbaum mengembangkan Minix, sistem 

operasi berbasis Unix yang ditujukan untuk pendidikan. 

MINIX nantinya menginspirasi pembuatan Linux.
> 1988
MS  DOS 4.0 : Microsoft mengeluarkan MS DOS 4.0 dengan 

suasana grafis.
WWW : Proposal World Wide Web (WWW) oleh Tim Berners 

Lee.
> 1989
NetWare/386 (juga dikenal sebagai versi 3) diluncurkan 

oleh Novell untuk prosesor Intel 80386.
> 1990
Perpisahan : Dua perusahaan raksasa berpisah, IBM 

berjalan dengan OS/2 dan Microsoft berkonsentrasi pada 

Windows.
Windows 3.0 : Microsoft meluncurkan Windows versi 3.0 

yang mendapat sambutan cukup baik.
MS Office : Microsoft membundel Word, Excel, dan 

PowerPoint untuk menyingkirkan saingannya seperti Lotus 

1 2 3, Wordstar, Word Perfect dan Quattro.
DR DOS : Digital Research memperkenalkan DR DOS 5.0.
> 1991
Linux 0.01 : Mahasiswa Helsinki bernama Linus Torvalds 

mengembangkan OS berbasis Unix dari sistem operasi Minix 

yang diberi nama Linux.
MS DOS 5.0 : Microsoft meluncurkan MS DOS 5.0 dengan 

penambahan fasilitas full -screen editor, undelete, 

unformat dan Qbasic.
> 1992
Windows 3.1 : Microsoft meluncurkan Windows 3.1 dan 

kemudian Windows for Workgroups 3.11 di tahun 

berikutnya.
386 BSD : OS berbasis Open Source turunan dari BSD Unix 

didistribusikan oleh Bill Jolitz setelah meninggalkan 

Berkeley Software Design, Inc (BSDI). 386 BSD nantinya 

menjadi induk dari proyek Open Source BSD lainnya, 

seperti NetBSD, FreeBSD, dan OpenBSD.
Distro Linux : Linux didistribusikan dalam format distro 

yang merupakan gabungan dari OS plus program aplikasi. 

Distro pertama Linux dikenal sebagai SLS (Softlanding 

Linux System).
> 1993
Windows NT : Microsoft meluncurkan Windows NT, OS 

pertama berbasis grafis tanpa DOS didalamnya yang 

direncanakan untuk server jaringan.
Web Browser : NCSA memperkenalkan rilis pertama Mosaic, 

browser web untuk Internet.
MS  DOS 6.0 : Microsoft memperkenalkan MS DOS 6.0 

Upgrade, yang mencakup program kompresi harddisk 

DoubleSpace.
Slackware : Patrick Volkerding mendistribusikan 

Slackware Linux yang menjadi distro populer pertama di 

kalangan pengguna Linux.
Debian : Ian Murdock dari Free Software Foundation (FSF) 

membuat OS berbasis Linux dengan nama Debian.
MS  DOS 6.2 : Microsoft meluncurkan MS DOS 6.2.
NetBSD : Proyek baru OS berbasis Open Source yang 

dikembangkan dari 386BSD dibuat dengan menggunakan nama 

NetBSD.
FreeBSD : Menyusul NetBSD, satu lagi proyek yang juga 

dikembangkan dari 386BSD dibuat dengan nama FreeBSD.
> 1994
Netscape : Internet meraih popularitas besar saat 

Netscape memperkenalkan Navigator sebagai browser 

Internet.
MS DOS 6.22 : Microsoft meluncurkan MS DOS 6.22 dengan 

program kompresi bernama DriveSpace. Ini merupakan versi 

terakhir dari MS DOS.
FreeDOS : Jim Hall, mahasiswa dari Universitas Wisconsin 

River Falls Development mengembangkan FreeDOS. FreeDOS 

dibuat setelah Microsoft berniat menghentikan 

dukungannya untuk DOS dan menggantikannya dengan Windows 

95.
SuSE : OS Linux versi Jerman dikembangkan oleh Software 

und System Entwicklung GmbH (SuSE) dan dibuat dari 

distro Linux pertama, SLS.
Red Hat : Marc Ewing memulai pembuatan distro Red Hat 

Linux.
> 1995
Windows 95 : Microsoft meluncurkan Windows 95 dengan 

lagu Start Me Up dari Rolling Stones dan terjual lebih 

dari 1 juta salinan dalam waktu 4 hari.
PC DOS 7 : IBM memperkenalkan PC DOS 7 yang terintegrasi 

dengan program populer pengkompres data Stacker dari 

Stac Electronics. Ini merupakan versi terakhir dari IBM 

PC DOS.
Windows CE : Versi pertama Windows CE diperkenalkan ke 

publik.
PalmOS : Palm menjadi populer dengan PalmOS untuk PDA.
OpenBSD : Theo de Raadt pencetus NetBSD mengembangkan 

OpenBSD.
> 1996
Windows NT 4.0 : Microsoft meluncurkan Windows NT versi 

4.0
> 1997
Mac OS : Untuk pertama kalinya Apple memperkenalkan 

penggunaan nama Mac OS pada Mac OS 7.6.
> 1998
Windows 98 : Web browser Internet Explorer menjadi 

bagian penting dari Windows 98 dan berhasil menumbangkan 

dominasi Netscape Navigator.
Server Linux : Linux mendapat dukungan dari banyak 

perusahaan besar, seperti IBM, Sun Microsystem dan 

Hewlet Packard. Server berbasis Linux mulai banyak 

dipergunakan menggantikan server berbasis Windows NT.
Google : Search Engine terbaik hadir di Internet dan 

diketahui menggunakan Linux sebagai servernya.
Japan Goes Linux : TurboLinux diluncurkan di Jepang dan 

segera menjadi OS favorit di Asia, khususnya di Jepang, 

China dan Korea.
Mandrake : Gael Duval dari Brazil mengembangkan distro 

Mandrake yang diturunkan dari Red Hat.
> 1999
Support : Hewlett Packard mengumumkan layanan 24/7 untuk 

distro Caldera, Turbo Linux, Red Hat dan SuSE.
Corel Linux : Corel pembuat program Corel Draw, yang 

sebelumnya telah menyediakan Word Perfect versi Linux, 

ikut membuat OS berbasis Linux dengan nama Corel Linux 

dan yang nantinya beralih nama menjadi Xandros.
> 2000
Mac OS/X : Mac OS diganti dengan mesin berbasis BSD Unix 

dengan kernel yang disebut sebagai Mac OS/X.
Windows 2000: Microsoft meluncurkan Windows 2000 sebagai 

penerus Windows NT.
Windows Me : Microsoft meluncurkan Windows Me, versi 

terakhir dari Windows 95.
China Goes Linux : Red Flag Linux diluncurkan dari 

Republik Rakyat China.
Microsoft vs IBM : CEO Microsoft Steve Ballmer menyebut 

Linux sebagai kanker dalam sebuah interview dengan 

Chicago Sun Times. Di lain pihak, CEO IBM Louis Gartsner 

menyatakan dukungan pada Linux dengan menginvestasikan $ 

1 milyar untuk pengembangan Linux.
> 2001
Windows XP : Microsoft memperkenalkan Windows XP.
Lindows: Michael Robertson, pendiri MP3.com, memulai 

pengembangan Lindows yang diturunkan dari Debian. 

Nantinya Lindows berganti nama menjadi Linspire karena 

adanya tuntutan perubahan nama oleh Microsoft.
> 2002
Open Office : Program perkantoran berbasis Open Source 

diluncurkan oleh Sun Microsystem.
OS Lokal : OS buatan anak negeri berbasis Linux mulai 

bermunculan, diantaranya Trustix Merdeka, WinBI, 

RimbaLinux, Komura.
> 2003
Windows 2003 : Microsoft meluncurkan Windows Server 

2003.
Fedora : Redhat mengumumkan distro Fedora Core sebagai 

penggantinya. Nantinya ada beberapa distro lokal yang 

dibuat berbasiskan Fedora, seperti BlankOn 1.0 dan IGOS 

Nusantara.
Novell : Ximian, perusahaan pengembang software berbasis 

Linux dibeli oleh Novell, begitu juga halnya dengan SuSE 

yang diakuisisi oleh Novell.
LiveCD : Knoppix merupakan distro pertama Linux yang 

dikembangkan dengan konsep LiveCD yang bisa dipergunakan 

tanpa harus diinstal terlebih dahulu. Distro lokal yang 

dibuat dari Knoppix adalah Linux Sehat dan Waroeng IGOS.
> 2004
Ubuntu : Versi pertama Ubuntu diluncurkan dan 

didistribusikan ke seluruh dunia. Ada beberapa versi 

distro yang dikeluarkan, yaitu Ubuntu (berbasis Gnome), 

Kubuntu (berbasis KDE), Xubuntu (berbasis XFCE), dan 

Edubuntu (untuk pendidikan).
> 2005
Mandriva : Mandrake bergabung dengan Conectiva dan 

berganti nama menjadi Mandriva.
> 2006
Unbreakable Linux : Oracle ikut membuat distro berbasis 

Linux yang diturunkan dari Red Hat Enterprise.
CHIPLux : Distro lokal terus bermunculan di tahun ini, 

bahkan Majalah CHIP yang lebih banyak memberikan 

pembahasan tentang Windows juga tidak ketinggalan 

membuat distro Linux dengan nama CHIPLux, yang 

diturunkan dari distro lokal PC LINUX dari keluarga 

PCLinuxOS (varian Mandriva). CHIPLux merupakan distro 

lokal pertama yang didistribusikan dalam format DVD.
> 2007
Vista : Setelah tertunda untuk beberapa lama, Microsoft 

akhirnya meluncurkan Windows Vista. Windows Vista 

memperkenalkan fitur 3D Desktop dengan Aero Glass, 

SideBar, dan Flip 3D. Sayangnya semua keindahan ini 

harus dibayar mahal dengan kebutuhan spesifikasi 

komputer yang sangat ting
gi.
> 2008
3D OS : Tidak seperti halnya Vista yang membutuhkan 

spesifikasi tinggi, 3D Desktop di Linux muncul dengan 

spesifikasi komputer yang sangat ringan. Era hadirnya 

teknologi 3D Desktop di Indonesia ditandai dengan 

hadirnya sistem operasi 3D OS yang dikembangkan oleh PC 

LINUX. Ada beberapa versi yang disediakan, yaitu versi 

3D OS untuk pengguna umum serta versi distro warnet 

Linux dan game center Linux.
> 2010
Windows7 : Sistem Operasi ini merupakan penyempurna dari 

sistem operasi yang di buat sebelumnya oleh microsoft. 

Bisa dikatakan bahwa sistem operasi ini merupakan sistem 

operasi terbaik yang ada pada saat ini.
> 2012
Dan sekarang yang Sistem Operasi terbaru yang telah 

dilincurkan oleh Microsoft adalah Windows 8.

Komponen Utama dalam Sistem Operasi adalah 

sebagai berikut :
1. Manajemen Proses
Sistem Operasi akan mengalokasikan semua sumber daya 

yang akan diproses selama proses itu berjalan, dan 

ketika proses berhenti Sistem Operasi embali mengambil 

sumber daya tersebut. Sistem Operasi mengontrol 

aktivitas-aktivitas yang berkaitan dengan pengelolaan 

proses, yaitu :
> Membuat dan menghapus proses pengguna dan sistem 

proses. 
> Menunda atau melanjutkan proses.
> Menyediakan mekanisme untuk proses sinkronisasi.
> Menyediakan mekanisme untuk proses komunikasi.
> Menyediakan mekanisme untuk penanganan deadlock.

2. Manajemen Memori Utama
Sistem operasi memiliki tugas untuk mengontrol memori 

yang digunakan dan mengalokasikan jumlah dan alamat 

memori yang diperlukan, baik untuk program yang akan 

berjalan maupun untuk sistem operasi itu sendiri, hal 

ini dilakukan agar utilitas CPU meningkat dan untuk 

meningkatkan efisiensi pemakaian memori.

3. Manajemen Sistem Berkas
Sistem operasi harus dapat melakukan operasi-operasi 

pada berkas, seperti membuka, membaca, menulis, dan 

menyimpan berkas tersebut pada sarana penyimpanan 

sekunder. Oleh karena itu, sistem operasi harus dapat 

melakukan operasi berkas dengan baik.
Manajemen yang harus dilakukan oleh Sistem Operasi 

adalah sebagai berikut :
> Pembuatan berkas.
> Penghapusan berkas.
> Pembacaan dan menulis berkas.
> Meletakkan berkas pada sistem penyimpanan sekunder.

4. Manajemen Sistem I/O
> Penyanggaan ( buffering).
  Menampung data sementara yang akan atau dari I/O
> Penjadwalan ( scheduling).
  Menjadwalkan pemakaian I/O untuk keefisiensian sistem
> Spooling.
  Meletakkan suatu pekerjaan program pada penyangga, 

agar setiap perangkat dapat mengaksesnya saat perangkat 

tersebut siap.
> Menyediakan driver perangkat yang umum.
> Menyediakan driver perangkat yang khusus.

5. Manajemen Penyimpanan Sekunder
Penyimpanan sekunder tidak memiliki hubungan langsung 

dengan processor melalui bus, sehingga harus melalui 

I/O.

6. Proteksi dan Keamanan
Maksudnya adalah Sistem Operasi memiliki fungsi 

mengontrol akses terhadap beberapa objek yang 

diproteksi.

Semoga bermanfaat untuk kita semua pembahasan 

diatas. Tuhan Selalu Menyayangimu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar